<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Pemerintah Tambah 300.000 Ha Perkebunan Tebu Baru</title>
	<atom:link href="http://www.petaniindonesia.com/2010/01/18/pemerintah-tambah-300-000-ha-perkebunan-tebu-baru/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.petaniindonesia.com/2010/01/18/pemerintah-tambah-300-000-ha-perkebunan-tebu-baru/</link>
	<description>artikel pertanian dan dunia perdagangan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Jul 2010 04:21:02 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
	<item>
		<title>By: Junaidi</title>
		<link>http://www.petaniindonesia.com/2010/01/18/pemerintah-tambah-300-000-ha-perkebunan-tebu-baru/comment-page-1/#comment-3361</link>
		<dc:creator>Junaidi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Mar 2010 05:08:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.petaniindonesia.com/?p=596#comment-3361</guid>
		<description>Informasinya sangat bermanfaat. berhubung tidak banyak penyedia informasi pertanian di internet. mohon ijin untuk memasang web ini sebagai link di blog saya..
terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Informasinya sangat bermanfaat. berhubung tidak banyak penyedia informasi pertanian di internet. mohon ijin untuk memasang web ini sebagai link di blog saya..<br />
terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Saung Tani</title>
		<link>http://www.petaniindonesia.com/2010/01/18/pemerintah-tambah-300-000-ha-perkebunan-tebu-baru/comment-page-1/#comment-3187</link>
		<dc:creator>Saung Tani</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 12:18:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.petaniindonesia.com/?p=596#comment-3187</guid>
		<description>berita yang sangat menggembirakan, mudah-mudahan penambahan areal ini dapat meningkatkan produksi gula kita dan kita tidak perlu impor gula lagi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>berita yang sangat menggembirakan, mudah-mudahan penambahan areal ini dapat meningkatkan produksi gula kita dan kita tidak perlu impor gula lagi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: budiono</title>
		<link>http://www.petaniindonesia.com/2010/01/18/pemerintah-tambah-300-000-ha-perkebunan-tebu-baru/comment-page-1/#comment-2439</link>
		<dc:creator>budiono</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Feb 2010 06:01:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.petaniindonesia.com/?p=596#comment-2439</guid>
		<description>Sepertinya pemerintah kali ini lebih integrasi programnya,semoga jajaran teknis oprasional berjalan seiring misal pemberian atau pegusulan lahan HGU benar2 dikawal diamankan terhadap hal2 yg munkin timbul spt sengketa lahan dg pihak lain termasuk masyarakat yg juga sering mudah terhasut atau mudah melakukan klaim sepihak krn dulu ada juga pihak perusahaa yg melakukan hal yg sama, jadi perlu penanganan serius khususnya dalam perolehan lahan jaminan HGU sehingga berbisnis ada jaminan ketenangan secara hukum maupun sosial. Kemudian soal prsaingan harga dg global atau import, kadang kita lupakan inti permasalahan nya yg menurut hemat saya adalah PRODUKTIVITAS PERTANIAN kita masih tertinggal (ton/hektar), yg akibatnya HPP atau harga per kg kita ya jauh lebih mahal,belum lagi biaya hidden atau tdk tercatat spt retribusi tdk resmi, sumbangan2, pungutan hingga permintaan bagi hasil. Semestinya kita sehatkan dulu bisnisnya dan improve produktivitas kita secara keseluruhan rantai kegiatan (SCM-supply chain management,baru kita bagi hasilnya secara adil dan merata hingga sejahtera semua....ini yg akan menjadi SUSTAINABLE BUSINESS.....Salam Sukses.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sepertinya pemerintah kali ini lebih integrasi programnya,semoga jajaran teknis oprasional berjalan seiring misal pemberian atau pegusulan lahan HGU benar2 dikawal diamankan terhadap hal2 yg munkin timbul spt sengketa lahan dg pihak lain termasuk masyarakat yg juga sering mudah terhasut atau mudah melakukan klaim sepihak krn dulu ada juga pihak perusahaa yg melakukan hal yg sama, jadi perlu penanganan serius khususnya dalam perolehan lahan jaminan HGU sehingga berbisnis ada jaminan ketenangan secara hukum maupun sosial. Kemudian soal prsaingan harga dg global atau import, kadang kita lupakan inti permasalahan nya yg menurut hemat saya adalah PRODUKTIVITAS PERTANIAN kita masih tertinggal (ton/hektar), yg akibatnya HPP atau harga per kg kita ya jauh lebih mahal,belum lagi biaya hidden atau tdk tercatat spt retribusi tdk resmi, sumbangan2, pungutan hingga permintaan bagi hasil. Semestinya kita sehatkan dulu bisnisnya dan improve produktivitas kita secara keseluruhan rantai kegiatan (SCM-supply chain management,baru kita bagi hasilnya secara adil dan merata hingga sejahtera semua&#8230;.ini yg akan menjadi SUSTAINABLE BUSINESS&#8230;..Salam Sukses&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
