Investasi agribisnis di Aceh memiliki peluang yang besar untuk tumbuh dan berkembang. Hal ini disebabkan Aceh memiliki beragam potensi di sektor agro. Pun saat ini, beberapa komoditi pertanian Aceh telah merambah pasaran internasional.
Salah satu komoditi paling berpeluang untuk dikembangkan adalah Kopi Aceh. Demikian dikatakan Presiden Dewan Perniagaan Melayu Malaysia Negeri Malaka (DPMMM), Datuk Ramli Muhammad, Kamis kemarin, di Banda Aceh.
Menurutnya, kualitas kopi Aceh sudah cukup dikenal di manca negara. “Sehingga kemungkinannya untuk berkembang sangat besar. Tapi sebelumnya kita perlu mengetahui bagaimana cara membawa kopi Aceh ke tingkat nasional,” tambahnya.
Di samping kopi, komoditas pertanian lainnya yang potensial adalah pisang asal Aceh. Saat ini hasil produksi pisang asal Aceh telah dipasarkan di berbagai negara di dunia ini. Karenanya, pihak Malaysia sangat menjamin bahwa pasaran pisang asal Aceh ini dapat ditampung khususnya pisang yang menggunakan teknologi yang diambil dari Malaysia.
Sementara itu, Chief Executive JBC Malaysia, Mizal Salzullkram Ghazali mengatakan, pisang-pisang asal Aceh telah dipasarkan oleh pengusaha Malaysia hingga ke berbagai negara. Bahkan kata dia, sudah beribu-ribu ton pisang Aceh di ekspor ke luar negeri.
“Tapi kita tidak tahun data tepatnya, karena pisang-pisang ini dikumpulkan dari berbagai Kabupaten di Aceh,” sebutnya. (rz/mb)
Sumber : Aceh

info yg menarik, thanks sharingnya
wah…
memang aceh adalah provinsi yang kaya,,,sebab itu dgn banyaknya investasi agro bisnis disana kayak kopi aceh,pisang, akan semakin menguatkan potensi daerah tsb…trims y infonya
salam
fikri
Sebagai informasi tambahan disana juga penghasil pinang, yang banyak di ekpor. Mungkin buat para pelaku agribisnis bila ada yang membutuhkan pinang bisa mencari di Aceh..