Jakarta – PT Bank Mandiri Tbk telah menyalurkan kredit di sektor agrobisnis dan agroindustri sebanyak Rp 39 triliun. Sektor tersebut mencakup industri sawit, karet, tebu, kakao, kopi dan lain-lain.
Menurut Senior Vice President Corporat Banking Sunarso, dari jumlah tersebut alokasi terbesar diberikan kepada sektor industri kelapa sawit sebanyak Rp 20 triliun.

Sisanya sebanyak Rp 12 triliun untuk perkebunan dan industri turunan lainnya sekitar hampir Rp 8 triliun.
“Walaupun dalam kondisi krisis global saat ini, kami telah dapat mengantisipasinya dengan baik. Khususnya dalam menyalurkan kredit kepada agrobisnis, khususnya sawit,” katanya disela-sela acara International Conference and Exhibition On Palm Oil di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (27/5/2009).
Menurutnya, walau harga komoditi jatuh namun hal itu tidak mempengaruhi tingkat non performing loan (NPL) di sektor tersebut.
“NPL sektor perkebunan masih kurang dari 1 persen,” ungkapnya.
Sumber : Detik
